Sistem Perkuliahan

Sistem penyelenggaraan perkuliahan di Prodi Akuntansi UMY menggunakan sistem Satuan Kredit Semester (SKS), yaitu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan SKS yang menjadi beban studi mahasiswa dalam suatu jenjang studi, dan menggunakan semester sebagai unit waktu penyelenggaraan program pendidikan. SKS merupakan kegiatan belajar setara dengan 50 menit kegiatan tatap muka terjadual, 50 menit kegiatan akademik terstruktur dan 50 menit kegiatan akademik mandiri.

Semester adalah satuan waktu kegiatan yang terdiri dari 16 sampai 18 minggu kuliah atau kegiatan terjadual yang lain, dan dua sampai tiga minggu kegiatan penilaian yang dilaksanakan dalam suatu semester, umumnya berupa kegiatan kuliah tatap muka, praktikum, kerja lapangan, tes, penguasaan penugasan kelas/rumah dan berbagai macam kegiatan lainnya yang diberi nilai keberhasilan. Beban studi bagi mahasiswa berupa mata kuliah-mata kuliah yang terangkum dalam suatu kurikulum yang setiap mata kuliah mempunyai bobot antara 1 (satu) sampai dengan 6 (enam) SKS.

Tujuan pokok sistem kredit adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang cakap agar menyelesaikan studi dalam jangka waktu sesingkat mungkin. Sistem kredit semester juga memberikan keleluasaan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah-mata kuliah yang akan ditempuhnya pada setiap semester, sesuai dengan minat dan kemampuannya. Di samping itu penentuan komposisi jenis mata kuliah yang dapat ditempuh mahasiswa pada suatu semester, ditentukan oleh mata kuliah prasyarat. Prinsip umum penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan sistem kredit semester adalah sebagai berikut:

  1. Tidak ada kenaikan tingkat pada setiap tahun akademik.
  2. Bobot setiap mata kuliah dihargai dengan SKS yang antara mata kuliah satu dengan yang lain jumlahnya tidak harus sama.
  3. Jumlah SKS yang ditempuh dan komposisi jenis mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa pada setiap semester, tidak perlu sama antar mahasiswa yang satu dengan yang lain.
  4. Waktu menyelesaikan studi tidak perlu sama antar mahasiswa yang satu dengan yang lain.
  5. Mahasiswa dalam batas-batas tertentu diberikan kebebasan untuk menentukan jumlah SKS yang ditempuh pada setiap semester, dan diberikan juga kebebasan menentukan jangka waktu untuk menyelesaikan beban studi yang diwajibkan.

Prodi AkuntansiUMY sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang memberikan pendidikan umum, melaksanakan kegiatan pendidikan berdasarkan ketentuan yang digariskan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas RI. Dalam pelaksanaan pendidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY memperoleh bimbingan, pembinaan dan bantuan dari Kopertis Wilayah V DIY. Di samping itu sebagai salah satu amal usaha Persyarikatan Muhammadiyah, Prodi Akuntansi UMY melaksanakan kegiatan sesuai dengan cita-cita gerakan Persyarikatan Muhammadiyah.

 

KUALIFIKASI DOSEN

Perkuliahan di Prodi Akuntansi UMY diampu oleh dosen dengan kualifikasi minimal lulusan Master (s2) Akuntansi. Dosen-dosen di Prodi Akuntansi UMY selain sebagai dosen juga aktif sebagai konsultan di lembaga bisnis dan non-bisnis, staff ahli di kementrian, pemerintah daerah, dan juga lembaga-lembaga publik lainnya. Dengan kualifikasi standar yang disyaratkan oleh Kementrian Pendidikan Tinggi, yakni S2, dan ditambah pengalaman di bidang praktik, diharapkan hal tersebut dapat menjadi modal utama sebagai bekal menyiapkan mahasiswa akuntansi UMY menjadi lulusan yang siap kerja.

 

PRAKTIKUM

Perkuliahan Akuntansi di UMY tidak hanya bermodalkan materi teoritis yang tersedia dalam buku teks, tetapi juga dilengkapi dengan praktikum di labolatorium akuntansi. Pada mata kuliah praktikum mahasiswa diajarkan proses penyusunan laporan keuangan dengan mengacu kepada proses yang biasa dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia.

 

E-LEARNING

Untuk menambah pemahaman mahasiswa terkait materi perkuliahan, diperlukan bahan ajar tambahan yang disediakan oleh dosen pengampu di e-learning UMY. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengakses bahan ajar tambahan (tugas dan pekerjaan rumah) dimanapun dan kapanpun. Mahasiswa juga dapat berkomunikasi dengan dosen pengampu melalui fitur chatting yang tersedia di e-learning UMY.

 

BREVET, MAGANG, DAN KKN

Selain belajar di kelas secara reguler dan mengikuti praktikum, mahasiswa Prodi Akuntansi UMY juga dapat mengikuti brevet dan magang untuk menambah softskill dan hardskill di bidang akuntansi dan bisnis yang difasilitasi oleh Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA) UMY. Selain itu, mahasiswa juga diwajibkan terlibat dalam pengembangan masyarakat pedesaan dengan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dikoordinir oleh Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UMY.